Hijrah Bukan Sekadar Gaya Hidup
Republika.co.id

Tahukah Sahabat Umma, budaya hijrah kini mendapatkan tempat di segmen Muslim menengah atas (middle class) perkotaan.

Meminjam analisis David Chaney, sebagaimana dikutip dari Republika, hijrah yang belakangan marak tak lagi sekadar kesadaran beragama, hijrah dengan varian ingredients seperti tata cara berbusana, penampilan fisik, dan perubahan pola hidup dan keagamaan dapat dipandang layaknya gaya hidup.

Dalam kacamata Chaney, gaya hidup tersebut adalah separangkat praktik dan sikap yang masuk akal dalam konteks tertentu. Bentuk kultur yang mempunyai gaya tata krama, tempat, dan waktu menunjukkan pengalaman sosial mereka.    

Hijrah, sebagai budaya, tentu akan menemukan pola dan karakternya, sekalipun masa terus bergulir dan menyajikan rona inovasi dengan kompleksitas perkembangannya. Budaya hijrah tersebut juga kenyataanya terus bermetamorfosa melalui adaptasi yang berkesinambungan, membaca situasi, perubahan life style, dan kecenderungan kaum urban yang selalu dahaga agama.

Dalam kacamata Anthony Giddens, pertemuan antara modernitas dan tuntunan agama, simbol dan ikon yang dimunculkan melahirkan hibriditas yang kemudian akan berlanjut pada munculnya sifat baru dan meniadakan  sifat tertentu sebelumya. Menurut Giddens, kaum urban Muslim adalah manusia modern, manusia yang mempu melakkan proyek refleksi dengan mengonstruksi diri agar menemukan identitas diri di antara sejumlah strategi dan pilihan yang disediakan sistem nanabstrak.

Cara yang dilakukan membuka diri terhadap orang lain atau perubahan yang telah terjadi, meski kadar rekonstruksi diri tersebut bisa saja tak sama antara satu individu dan lainnya (Giddens, 2011).

Kendati demikian, semangat para pegiat hijrah tersebut adalah sama, mengutip sabda Rasulullah, esensi berhijrah adalah meninggalkan segenap segala yang dilarang Allah SWT. Dalam bahasa Giddens, perubahan tersebut akan terus bergulir dan terus mencari pola, layaknya sebuah budaya, tak terkecuali budaya hijrah kaum Muslim urban, yang akan berlangsug meski 2018 akan berganti 2019. Jaga niat selalu.

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan