Agar Anak Dijaga Allah
Kalam


Insya Allah apabila seorang ayah dan ibu itu saleh dan salehah, maka Allah ﷻ pun akan menjaga anak-anaknya.


Allah ﷻ berfirman:


وَأَمَّا الْجِدَارُ فَكَانَ لِغُلَامَيْنِ يَتِيمَيْنِ فِي الْمَدِينَةِ وَكَانَ تَحْتَهُ كَنْزٌ لَهُمَا وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا فَأَرَادَ رَبُّكَ أَنْ يَبْلُغَا أَشُدَّهُمَا وَيَسْتَخْرِجَا كَنْزَهُمَا رَحْمَةً مِنْ رَبِّكَ


“Dan adapun dinding rumah itu adalah kepunyaan dari dua orang anak yatim di kota itu, dan di bawahnya ada harta benda simpanan bagi mereka berdua, sedangkan “ayahnya adalah seorang yang saleh.” Maka Tuhanmu pun menghendaki agar supaya mereka sampai kepada kedewasaannya, dan mengeluarkan simpanannya itu sebagai rahmat dari Tuhanmu…” [QS. Al-Kahfi 18: 82]


Imam Ibnu Katsir رحمه الله berkata:


“Dikatakan bahwa ayah (pada ayat yang di atas) adalah ayah atau kakek ketujuh, dan dikatakan juga kakek kesepuluh. Dan apapun pendapatnya, maka ayat ini merupakan dalil, bahwasanya seseorang yang saleh akan dijaga keturunannya.” [Al-Bidaayah wan-Nihaayah 1/348]


Umar bin ‘Abdil ‘Aziz رحمه الله berkata:


“Mukmin yang meninggal dunia (di mana ia selalu memerhatikan kewajibannya kepada Allah), maka Allah akan senantiasa menjaga anak dan keturunannya setelah itu.” [Jaami’ul ‘Uluum wal Hikam 1/467]


Ahmad bin Hafsh رحمه الله berkata:


“Aku masuk menemui Abul Hasan Isma’il bin Ibrahim (ayah dari Imam al-Bukhari) tatkala dia hendak meninggal. Maka beliau berkata: “Aku tidak mengetahui pada seluruh hartaku ada 1 Dirham pun yang aku peroleh dengan syubhat.” [Taariikh ath-Thabari 19/239 dan Tabaqaat asy-Syaafi’iyyah al-Kubra II/213]


Saudaraku, inginkah anakmu jadi saleh dan salehah…?


Taat kepada Allah dan Rasul-Nya, serta berbakti kepada kedua orang tuanya…?


Dan apabila engkau menginginkannya, maka sudahkah engkau termasuk saleh dan salehah sebagai orang tua…?


Penulis: Ustadz Najmi Umar Bakkar (@najmiumar_official)


Sumber: https://www.instagram.com/p/CBl2VTIl_5x/

Untuk Kamu
Lihat 20 Artikel
Bagikan